oleh

Vaksinasi Kolaborasi Wilayah Korem 061/Sk Mencapai 12.912.874 Masyarakat Tervaksin

Info-satu.com, Bogor -Data perkembangan vaksinasi covid 19 di tingkat Kabupaten dan Kota di wilayah Korem 061/Suryakancana hingga 1 Februari 2022 yang mana data ini adalah hasil rekapitulasi dari vaksinasi berjalan kurun waktu lebih kurang 8 bulan yaitu sebagai berikut, Rabu (2/2/2022).

Untuk wilayah Kota Bogor target pencapaian vaksinasi yaitu sebanyak 819.444 orang tervaksin, Namun hasil capaian di lapangan yaitu untuk vaksin dosis pertama sebanyak 843.127, vaksin dosis kedua sebanyak 723.766 jadi jumlah vaksin pertama dan kedua untuk wilayah Kota Bogor yaitu 1.566. 893 atau untuk sementara wilayah Kota Bogor telah mencapai 95,601% warga masyarakat yang sudah tervaksin.

Kemudian untuk wilayah kabupaten Bogor target capaian vaksinasi yaitu sebanyak 4.216.879 warga masyarakat yang harus tervaksin, dan data sementara hasil yang didapat yaitu untuk vaksin dosis pertama di wilayah Kabupaten Bogor sejumlah 3.516.270 sedangkan dosis kedua yaitu 2.095. 904 jumlah keseluruhan dosis pertama dan kedua untuk sementara di wilayah Kabupaten Bogor yaitu 5.612.174 atau sekitar 66,54%.

Untuk target capaian vaksinasi di wilayah Kota Sukabumi yaitu sebanyak 269.834, dan data yang sudah masuk untuk vaksin dosis pertama sebanyak 296.234 sedangkan untuk dosis kedua yaitu 170. 899, jumlah capaian vaksinasi dosis pertama dan kedua sementara di wilayah Kota Sukabumi yaitu sebanyak 467.133 atau sekitar 86, 56%. Sedangkan untuk wilayah kabupaten Sukabumi target capaian vaksinasi sebanyak 2.136.590 orang ter vaksin, dan data yang masuk untuk dosis pertama sebanyak 1.837.182 dan untuk dosis kedua yaitu 1.018.698 jadi untuk jumlah sementara dosis pertama dan dosis kedua di wilayah kabupaten Sukabumi yaitu 2.855.880 atau sekitar 66, 83%.

BACA JUGA:   Korem 061/Sk Dukung Penuh Vaksinasi Kolaborasi MUI Kab Bogor Dengan Satgas Covid 19

Dan yang terakhir di wilayah Kabupaten Cianjur vaksinasi gelaran Korem 061/Suryakancana dengan capaian 1.916.8 14, untuk sementara vaksinasi dosis pertama yaitu sebanyak 1.626.014, dan untuk dosis kedua yaitu sebanyak 784.690 atau sekitar 62,88%.

Jadi jumlah keseluruhan sementara vaksinasi di wilayah Korem 061/Suryakancana dosis pertama yaitu sebanyak 8.118.827 sedangkan capaian vaksinasi dosis kedua untuk sementara yaitu 4.793.957.

Jumlah total capaian vaksinasi secara keseluruhan untuk sementara yaitu 12.912.874 atau rata rata mencapat 70% dari target capaian.

Sedangkan untuk vaksinasi booster di wilayah Korem 061/Sk untuk Kota Bogor yaitu sudah mencapai 65.686 warga masyarakat yang ter vaksin dan untuk di wilayah Kabupaten Bogor yaitu 14. 168, kemudian untuk wilayah Kota Sukabumi 11.2 70 sedangkan untuk Kabupaten Sukabumi yaitu 9.9 32. Dan untuk wilayah Kabupaten Cianjur sebanyak 10. 749. Jadi jumlah total sementara vaksinasi booster atau dosis ketiga yaitu sebanyak 111.805.

BACA JUGA:   Berpacu dengan Waktu, Satgas TMMD 113 Kodim/Langkat Terus Berjibaku Melanjutkan Pembukaan Jalan +3.000 Meter

Data perkembangan vaksinasi untuk wilayah Korem 061/Sk tersebut disampaikan oleh Danrem 061/Suryakancana Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M., saat dimintaiin keterangan oleh awak media.

Dan melalui keterangannya ia juga menghimbau kepada warga masyarakat bagi yang belum melaksanakan vaksinasi untuk segera melakukan vaksinasi baik untuk dosis pertama kedua maupun vaksinasi booster atau ketiga. Dan selain itu Danrem juga mengingatkan kepada semua warga masyarakat baik yang belum divaksin ataupun yang sudah divaksin untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5 m yaitu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah atau saat berinteraksi dengan orang lain kemudian selalu menjaga jarak, tidak berkerumun, mengurangi mobilitas, dan juga membersihkan tangan sesering mungkin bisa menggunakan air bersih dan sabun ataupun menggunakan hand sanitizer.

Itu tentunya untuk mencegah ataupun meminimalisir penularan Corona virus disease 19 dan juga virus omicron. Dan menurut data yang berkembang bahwa kasus kedua varian tersebut saat ini kembali meningkat, itu disebabkan karena masih adanya warga masyarakat yang lalai dalam penerapan PPKM ( protokol kesehatan).

“Mari kita sama-sama saling menjaga sama-sama saling melindungi dan sama-sama saling mengingatkan, karena ini adalah untuk kepentingan kita bersama,” pungkasnya. (Penrem 061/Sk)

(I-S/CS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.